Kroos adalah salah satu wajah baru di Madrid pada musim ini. Gelandang asal Jerman itu direkrut dari Bayern Munich tak lama setelah mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia 2014.
Kroos sejauh ini telah tampil pada 18 pertandingan di semua kompetisi bersama Madrid. Pemain berusia 24 tahun tersebut mengemas satu gol dan tujuh assist. Enam assist yang dibuatnya di La Liga adalah yang terbanyak di antara pemain-pemain Madrid.
Mantapnya performa Kroos membuat Madrid tak terlalu merasa kehilangan Xabi Alonso, yang dilepas ke Bayern tak lama setelah Kroos datang. Kolaborasi Kroos dan Luka Modric di lini tengah Los Blancos sejauh ini terlihat amat menjanjikan.
Saat Alonso masih di Madrid, dia mendapatkan sebutan "profesor" dari Ancelotti. Ancelotti kini merasa telah menemukan profesor baru di dalam timnya.
"Kroos adalah 'profesor' lainnya dan dia telah belajar di Universitas Xabi Alonso dengan sangat cepat," ucap Ancelotti kepada stasiun radio Onda Cero.
"Dia mengejutkan saya karena dia tak pernah khawatir, apakah ada tekanan atau tidak, dan cara bermainnya tetap sama bahkan ketika ada lawan di dekat dia," tambahnya.
"Meski masih sangat muda, dia sangat penting karena alur permainan kami banyak melalui dia," kata Ancelotti.
"Saya tak tahu di mana posisi terbaiknya, mungkin di posisi yang saya minta, dan dia selalu bisa meningkatkan performanya. Dia bermain cepat, selalu memberi umpan akurat, tidak kehilangan bola, dan kembali mendapatkan penguasaan bola," tuturnya.
(mfi/roz)








No comments:
Post a Comment