Thursday, November 13, 2014

Pertanyakan Putusan Banding Borneo FC, Persis Juga Minta Jaminan Keamanan

Solo - Persis Solo mengaku terkejut atas beberapa keputusan Komisi Banding PSSI banding yang diajukan Borneo FC. Mereka berencana mengajukan protes terhadap federasi sepakbola Indonesia (PSSI).

Laga babak delapan besar Divisi Utama antara Borneo FC melawan Persis Solo di Stadion Segiri, Samarinda, pada 25 Oktober lalu, urung digelar karena tim tamu merasa mendapatkan intimidasi. Persis merasa terancam lantaran mengalami penyerangan bus oleh sekelompok orang. Mereka pun memilih untuk tidak bertanding.

Aksi walk-out Persis itu ternyata berbuntut pada laga grup lainnya antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Borneo FC yang lolos sebagai runner-up grup, seakan menjadi momok bagi PSS dan PSIS hingga muncul kasus 'sepakbola gajah'.

Soal kasus Borneo FC dan Persis, Komisi Disiplin PSSI sudah menjatuhkan putusan. Laga Borneo FC melawan Persis Solo harus tanding ulang di tempat netral dan tanpa penonton.

Akan tetapi keputusan Komdis PSSI tersebut tak bisa diterima oleh Borneo FC. Klub asal Kalimantan itu akhirnya mengajukan banding lantaran keberatan atas putusan itu, Jumat (7/11) lalu.

Komding PSSI pun memproses pengajuan banding Borneo FC tersebut dalam sidang yang berlangsung, Senin (10/11). Hasilnya, Komding menyatakan bahwa pertandingan antara Persis Solo melawan Borneo FC tetap diulang, tetapi laga tidak harus di tempat netral.

Selain itu, Komding memutuskan Persis didenda Rp 100 juta karena tidak menjalankan tugasnya untuk bertanding sesuai waktu. Pun demikian dengan manajer Persis Totok dan direktur teknik Hong Widodo. Keduanya sama-sama disanksi Rp 25 juta.Next

(ads/cas)

View the original article here

No comments:

Post a Comment

Situs Judi Terbaik

Produk Lokal Terbaik

BCA

Mandiri

BRI

Situs Judi Teraman

Situs Judi Terpercaya

TEAM PARTICIPATING