Indonesia melaju ke babak perdelapanfinal usai finis sebagai runner-up Grup D dengan 7 poin dari tiga laga, hanya kalah selisih gol dari Meksiko yang tampil sebagai juara grup.
Mereka total bikin enam gol, di mana Saiful punya tiga gol disusul dua gol Sutan Armando Diego Zico dan satu gol Tri Gani. Hanya satu gol yang bersarang di gawang Indonesia, yakni dari titik penalti saat bertemu Meksiko.
Dari statistik itu terlihat bahwa Indonesia punya lini serang yang tajam serta pertahanan kokoh. Meski demikian Jacksen belum puas betul dengan penampilan personel di lini belakangnya dan itu yang akan diperbaiki untuk laga babak 16 besar.
"Yang menonjol dari tim ini adalah proses menyerang kita. Kita bisa lihat tim ini proses golnya bisa dari mana saja, cukup variatif. Bisa dari bola mati atau kerja sama tim. Dan kita harus membenahi sekarang adalah sektor pertahanan kita lebih kokoh lagi, untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh lagi," tutur Jacksen kepada detikSport usai pertandingan.
"Karena anak-anak kadang terlalu tergesa-gesa saat mengambil bola dari lawan. Mereka harus bisa lebih tenang dalam men-delay permainan saat lawan datang, karena lawan punya keunggulan postur tubuh. Tapi secara keseluruhan anak-anak tampil luar biasa melebihi ekspektasi saya," lanjutnya.
Indonesia selanjutnya akan menghadapi Prancis di babak 16 besar yang digelar di Paradise Golf & Lake Resort, Sao Paulo, Sabtu (15/11) pukul 10.00 waktu setempat.
"Untuk menghadapi Prancis kita akan istirahat saja. Nanti saya akan coba tanya ke teman-teman Brasil yang menonton laga Prancis, bagaimana kelebihan dan kekurangan mereka lawan. Agar saya bisa mempersiapkan strategi sedikit untuk anak-anak dan tampil lebih baik lagi," tutupnya.
(mrp/mfi)








No comments:
Post a Comment