"Mungkin 20 tahun lalu banyak yang takut generasi muda akan ditindas. Kini semuanya lebih manusiawi," ujarnya seperti dilansir TribalFootball (12/11).
Pochettino memiliki pengalaman melatih di Spanyol bersama Espanyol dan Inggris bersama Southampton dan Tottenham Hotspurs. Ia pun mengenang masa-masa saat masih menukangi The Saints.
"Saya suka melihat tradisi yang dipertahankan Inggris. Saya suka ketika melihat pemain U-21 Southampton membersihkan sepatu Luke Shaw atau Adam Lallana sesudah berlatih," ungkap mantan manajer Southampton ini.
"Hal ini membuat para pemain memiliki rasa hormat dan ambisi tersendiri. Para pemain muda itu pasti berkata dalam hati, suatu saat akan ada orang yang membersihkan sepatu saya."
Pria asal Argentina ini menilai para pemain muda di Spanyol sangat angkuh. "Di Spanyol, Anda memerintah pemain 17 tahun kemudian ia akan berkata, saya? Saya adalah pemain profesional, saya dibayar oleh sponsor yang berbeda dan saya punya agen."
Baca Juga:
[4 Faktor Utama Evan Dimas Perlu Dibawa ke AFF 2014](2132859 "")
[3 Klub dengan Pertahanan Terbaik di Eropa](2132636 "")
[Manajemen Arema Sudah Putuskan Nasib Suharno](2133209 "")









No comments:
Post a Comment